Friday, August 25, 2017

Kita Saat Berdua

Bagaimana bisa aku tidak tersipu dan tersenyum malu setiap kali kamu memperlakukan aku sebaik itu?

Kamu tak perlu lagi meminta maaf jika sulit mengungkapkan romantismu ketika kita berada bersama mereka, siapapun itu.
Karena ketika berada di dunia kita berdua, kamu telah menunjukkan lebih dari segalanya.

Taukah kamu, sayang? Hal paling romantis yg aku rasakan selama bersama kamu?
Ah, para bunga mawar itu tentu saja indah dan menyenangkan bagiku. Namun satu hal yg mampu membuatku tersenyum dalam tidurku adalah ini :

ketika kamu sudah berbaring di sisi ranjang yang satunya namun masih gelisah karena belum juga terlelap. Kemudian kamu mendekatiku, mendekapku dari belakang, menghirup aroma tubuhku, lalu dengan rasa lega berkata "nah, kalau udah begini, baru aku bisa tidur".
Dan benar, tak sampai hitungan menit kamu sudah tidur dengan nyenyak. Lalu tinggallah aku yang tersenyum sampai ikut ketiduran.

Sudah taukah kamu sayang? Bahagiaku sederhana. Cukup bersama kamu. Selamanya.

Thursday, July 27, 2017

Karena kamu duniaku....




Sayang...
Kamu tau artinya matahari bagi bumi ini? 
Ia memberikan sinarnya setiap hari untuk menghangatkan 
Seperti juga arti hadirmu dalam hidupku
Yang menghangatkan dan menceriakan hariku

Sayang...
Kamu tau artinya bintang bagi bumi ini?
Ia memberikan keindahan di setiap gelapnya malam
Seperti juga arti hadirmu dalam hidupku
Yang memperindah kanvas memori dalam benakku

Namun, Sayang...
Tak sedikit pula matahari terhalang sinarnya oleh awan hitam
Bahkan berlanjut menjadi kerasnya terjangan hujan
Di hari seperti itu, seisi bumi tak lagi tersenyum
Sebagian memilih menyendiri serta murung dan muram

Ya, seperti itu juga hari yang akan kita lalui bersama-sama
Tak selamanya cerah dan ceria, tak selalu terlihat indah
Kadang kesedihan dan luka mengganggu seperti hujan
Menyakitkan tapi kita seharusnya tak saling menyakiti

Sayang
Jika hari hari seperti itu datang menghampiri
Dan harus kulihat muram serta kepedihan di matamu
Meski tak kau ijinkan aku untuk ikut merasakan kesedihan itu
Namun biarkan aku akan satu hal ini
Mencoba melakukan apapun agar bisa kulihat lagi senyuman di wajahmu
Aku tak peduli harus bertingkah konyol 
Atau bahkan mempermalukan diriku sendiri
Asalkan dapat aku kembalikan sedikit saja raut ceria di matamu

Seperti bumi yang tak bisa hidup jika hujan terus menerus
Seperti itulah aku yang tak bisa membiarkanmu bersedih
Karena apapun yang terjadi padamu pasti mempengaruhi diriku
Karena sejak aku mencintaimu, maka kamulah duniaku .....



From F to M.N




Friday, July 21, 2017

Aku pernah, namun tidak lagi




Aku pernah merasa sendiri dan sakit hati
Berdiri dan berjalan tanpa arah berarti
Ingin menangis tapi tak ada yang mengerti
Hingga rasa yang ku punya seakan mati

Aku jadi terbiasa menahan diri
Mengganggap luka sebagai bagian sehari hari
Tetap tersenyum meski hatiku nyeri
Dan mencoba tetap bangun setiap pagi

Lalu, waktu yang membawa kita bertemu
Perlahan sikapmu yang meyakinkan aku
Bahwa ada hati yang tersembunyi di situ
Cinta yang selama ini ternyata menunggu

Jika kamu menemukanku lebih cepat dari ini
Aku mungkin akan enggan membuka diri
Hanya meminta bahu untuk kusinggahi
Tanpa ada cerita yang ingin kubagi

Namun yang kamu lakukan sungguh berbeda 
Kau tunjukkan wujud cinta yang tak sama
Bahwa bahagia itu ternyata masih ada
Dan bersamamu aku bisa meraihnya

Kini aku hanya ingin tulus tersenyum
Menangis tak akan mengubah apapun
Ini, kuserahkan tanganku untuk kau rangkum
Dan kita ciptakan kisah yang baru


Tuesday, June 6, 2017

Tak Perlu Banyak Kata

Mengenalmu bagaikan (akhirnya) menemukan oase dalam padang pasir gersang yang aku jalani beberapa waktu lamanya...

Menginginkanmu bagaikan (akhirnya) memahami bahwa manusia membutuhkan udara segar untuk bernafas dengan lancar...

Sayang...
Menemukanmu setelah jatuh bangunku selama ini, membuktikan bahwa aku masih mempunyai hati yang ingin mencintai dan dicintai..

Lalu itu semua akhirnya membuatku tersadar dengan mata terbuka lebar, bahwa aku masih punya pilihan untuk bahagia..

Dan aku memilih kamu. Dengan segala hal yang pernah, sedang, dan akan aku miliki sebelum bertemu kamu, mendadak jadi tak berarti lagi, ketika aku menengok pada hati yang kosong tak berisi.

Lalu kamu hadir dan memenuhi hatiku dengan rasa dan cinta yang tak pernah kuterima sebelumnya. Dan hatiku tau harus memilih apa..

Jika kelak ada siapapun yang bertanya "Mana yang kau pilih : Harta, kuasa, atau cinta?"

Maka kurasa tak perlu banyak kata. Cukup lihat saja apa yang sudah aku lakukan hanya agar bisa bersama denganmu.

Wednesday, May 17, 2017

Entah Apa Aku Ini

Nggak punya diary, jadi biarlah gw curhat aja di sini..

Nulis ini sambil nangis malem malem..
Ngerasa diri gw ga berguna banget.
Lo ngerti ga rasanya? Di saat seseorang yg gw sayang dan gw tau dia lagi ngalamin waktu yg berat dalam hidupnya, gw sebenernya bisa bantu dia, tp justru dia ga mau gw bantu. Dia lebih milih minta bantuan temen ketimbang gw.
Rasanya kayak apa coba itu?
Kayak sampah... Ada, tapi ga dianggep. Ada, tp ga berarti. Ada, tapi ga sudi diambil.
Dan itu asli sakit banget..

Bukan karena gw yang ga dianggep lho
tapi karena gw harus rela ngeliat dia kesulitan tapi ga boleh berbuat apa2 pdhl sebenernya gw bisa...

Coba gw gambarin ya dg analogi lain

orang yg lo sayangin, lagi sakit parah dan butuh donor darah segera. darah lo cocok buat dia, tapi dia ngelarang lo ngasih darah lo buat dia. pdhl kalo ga ditolong segera, harapan hidupnya tipis. tp dia kekeuh nolak darah lo dan milih utk minta temennya yg ngedonorin buat dia.

Gimana? Rasanya pait dan sakit gak sih?

ya kayak gitu yg lagi gw rasain skrg..

entahlah..
Mungkin yg bisa gw lakuin cuma meluk dia.. meski gw tau, gw bisa lakuin sesuatu buat dia...

Saturday, May 13, 2017

Be with you in our ups and downs

Love...

Ini adalah apa yang tak sempat terungkap padamu setelah yang kita lewati bersama hari ini..

Ini adalah apa yang tadinya ingin kusampaikan namun tidak kamu berikan kesempatan..

Ini adalah apa yang hendak kuucapkan saat aku meminta sejenak waktumu namun yang kudapat hanyalah punggungmu yang menjauh pergi..

Love...

Aku pun tak mengerti bagaimana mengatakannya, tapi kemarin kamu meyakinkanku, apapun yg aku rasakan, tak perlu segan untuk bilang padamu..

Jadi ijinkan aku mencobanya ya...

Love...

Entah mengapa aku merasa semakin mengenal hati kamu.. Bahkan tanpa mengucapkan sepatah katapun, aku tau jika ada sesuatu yang terjadi sama kamu.. sekecil apapun perubahan suasana hatimu, aku bisa merasakannya..

Dan kamu, tadi mendadak bosan ketika kita jalan bersama, karena bukan hanya berdua saja hari ini.. Lalu sebuah pesan dari kenalan baru membuat sedikit cerah di wajahmu. Dan itu mendadak menurunkan moodku juga..

Love...

Apakah aku perlu mengingatkan kembali bahwa kita sudah sama sama berjanji jika ketika kita sedang jalan berdua, kita akan fokus dan tidak terinterupsi oleh pihak lain kecuali ibumu dan ibuku? Agar kita bisa menghargai kebersamaan kita?

Aku telah melakukan bagianku, sayang.. puluhan telpon dan pesan dari dia yang kau tau siapa, tak pernah sekalipun aku hiraukan ketika aku sedang bersama kamu.. meski konsekuensinya amarah darinya pun aku tak peduli asal kamu bisa melihat bahwa aku lebih mendahulukan kebersamaan kita...

Lalu apakah kamu tau rasanya ketika aku melihat kamu membalas pesan dari orang lain ketika aku bahkan di sebelahmu dan justru kamu kesal karena aku mengingatkan komitmen kita?

Selain itu, keberadaan seseorang yang ada di situ juga membuatmu jenuh dan berpikir jauh..

Love...

Perjalanan kita hari ini, membuka mataku dan menyadarkan diriku.. bahwa kebersamaan kita itu selayaknya memang hanya berdua saja.. tanpa siapapun berada di antara.. karena aku tau, kamu menginginkan aku seutuhnya hanya untukmu..

Dan ketika ada yang menyelip di antara kita, kamu tak merasa bahagia.. dan itu pun tak membuat aku bahagia..

Love...

Aku sudah memutuskan ini untuk kita.. Kelak, jika kita sudah siap hidup bersama, aku tak akan membawa siapapun untuk berada di tengah kita.. cukup hanya ada kamu dan aku, kita berdua..

Aku ingin bahagia bersama kamu saja, sayang... Aku ingin bahagiamu juga hanya bersamaku saja..

Friday, May 12, 2017

Lebih dari sekedar

Aku menginginkanmu lebih dari sekedar ini
Lebih dari sekedar menatap wajahmu
Lebih dari sekedar mendengar suaramu
Lebih dari sekedar membaca tulisanmu
Lebih dari sekedar memeluk tubuhmu

Semua tentangmu tak akan pernah cukup hanya “sekedar”
Karena aku tak mau hanya jadi sekedar juga bagimu
Aku ingin menjadi sesuatu yang kau anggap berarti
Yang kau inginkan tanpa perlu mencari apa apa lagi

Seperti aku yang tau bahwa tak ada lagi yang kubutuhkan selain kamu
Jalan tak mungkin selalu indah dan bahagia
Bahkan cinta juga tak akan pernah sempurna
Kelak akan kita temui halangan juga kesulitan

Namun di antara semua itu, aku hanya ingin menjalaninya bersama denganmu


for MN

Thursday, April 27, 2017

Aku mencintaimu, dengan segala kebodohan dan keegoisanku. 

Untuk itu, aku minta maaf... 


for MN

Wednesday, April 26, 2017

Bu...

Bu,

Kau di mana?
Masihkah ada di suatu tempat di mana kau bahkan tak tau seperti apa aku?
Jadi mari kuberi tau sedikit tentang aku ya...
Meski mungkin kau tak peduli, tapi setidaknya ini yang bisa aku sampaikan


Bu,

Sampai saat ini aku masih tak tau apa gunanya aku ada di dunia ini
Ah, aku dulu selalu berpikir bahwa agar aku berguna bagi dunia, maka yang perlu aku lakukan adalah berusaha membahagiakan semua orang yang ada di sekitarku. Tanpa peduli apakah aku sendiri akan bahagia.
Semua aku lakukan agar orang lain berterima kasih padaku lalu setidaknya memandangku ada sebagai manusia.
Sampai aku lupa seperti apa rasanya bahagia atas keinginanku sendiri.
Sampai aku lelah dan menyadari bahwa usiaku tak lagi dini dan sisa hidupku mungkin tak lama lagi.

Bu,

Lalu datang seseorang yang mendadak menjadi amat berarti bagiku. Mengisi hari hariku dengan tawa dan ceria. Dan dia yang mengijinkan aku untuk menikmati hidupku dan menunjukkan padaku bahwa aku berhak bahagia dengan apa adanya diriku, dengan melakukan apapun yang aku mau.
Dia juga yang membantuku, mendukung semua yang aku inginkan hanya untuk menerbitkan senyuman itu di wajahku, memastikan bahwa aku bahagia.

Bu,

Namun tampaknya aku sudah lewat batas, aku menjadi manusia egois yang seringkali hanya memikirkan diriku sendiri. Dan ini pun rasanya salah. Semua pilihan yang aku lakukan selalu saja salah. Aku jadi menghalanginya memiliki bahagianya sendiri, karena sekarang aku seakan memaksanya untuk memenuhi semua bahagiaku. Dan itu hanya akan menjauhkannya dariku.

Bu,

Aku harus apa? Aku tak tau harus berbuat apa untuk menjalani hidupku sendiri. Aku ingin membuatnya bahagia, namun aku juga ingin tetap merasakan bahagia yang baru kali ini aku mengerti rasa indahnya. Apakah itu mungkin? Apakah bisa aku melakukan keduanya dalam satu waktu yang bersamaan? Ataukah memang itu semua hanya pilihan? Membahagiakan semua orang atau membahagiakan diriku sendiri.

Bu,

Kau membuatku bingung. Aku masih saja tak mengerti mengapa kau membiarkan aku tetap hidup waktu itu. Kau membuatku terlalu takut untuk memahami diriku sendiri. Kau membuatku gamang tentang apa yang aku inginkan.

Bu,

Apakah waktu bisa diputar kembali? Jika bisa, maukah kau menunjukkan padaku bagaimana caranya untuk bahagia tanpa menjadi egois?

Wednesday, April 19, 2017

Love..

Love,

aku tidak menyukai berada jauh darimu. Tak terlihat, tak tersentuh, tak terbaca.
Jika aku sakit, rasanya akan lebih menyakitkan melalui semuanya tanpamu di dekatku. Aku butuh pelukanmu yang membuatku nyaman. Aku butuh dekapanmu yang memberikan aman. Aku butuh belaianmu yang menentramkan. Aku butuh kecupmu yang menenangkan. Intinya aku butuh kamu.

Love,

aku menuliskan ini dengan sesak di dada. Dengan menahan rasa yang terus ingin keluar lewat mata. Entah apakah hati kita sudah bisa saling merasa. Aku merindukanmu, teramat merindukanmu. Setiap hari pertemuan pun rasanya tak akan pernah dapat mencegah rindu ini datang ketika waktu berlalu dan memisahkan kita, meski sementara.

Love,

aku memang tak sempurna, tak juga luar biasa. Tapi aku ingin kamu tau, untukmu aku akan memberikan yg terbaik, meski yg aku usahakan mungkin bagimu tak seberapa. Aku mau memulai semuanya dari nol bersamamu, asalkan kamu berjanji untuk selalu menggenggam tanganku.

Love,

aku tak pernah tau kapan hidup yang singkat ini akan berakhir. Bahkan aku tak sanggup memikirkan apabila kelak tiba saatnya. Apakah boleh aku meminta sesuatu padamu? Jaga dirimu dengan baik agar bisa lebih lama kita berbahagia bersama.. Bukankah kamu ingin kita bisa hidup menua berdua? Janji ya?

for MN

Monday, April 10, 2017

Meninggalkan Cerita Ini

Meninggalkan Cerita Ini
by The Rain


Telah kau curi satu keping hatiku
Kau bawa dalam tiap untai senyumanmu
Kau juga yang hancurkan semua mimpi ini
Kau pugar hanya untuk kau remukkan lagi


Jadi biarlah aku pergi
Meninggalkan cerita ini
Pedih memang perih
Tapi ku mengerti
Kuselipkan doa di tiap langkahmu

Jadi biarlah lagu ini indah bersembunyi di hati
Percayalah ku takkan kembali
Walau aku tak tau lagi
Kemana akan menuju

Entahlah apa lagi misteri 
Yang dibawa waktu singgah di hidupku



Jadi biarlah aku pergi
Meninggalkan cerita ini
Pedih memang perih
Tapi ku mengerti
Kuselipkan doa di tiap langkahmu

Jadi biarlah lagu ini indah bersembunyi di hati
Percayalah ku takkan kembali
Walau aku tak tau lagi
Kemana akan menuju

Kita Saat Berdua

Bagaimana bisa aku tidak tersipu dan tersenyum malu setiap kali kamu memperlakukan aku sebaik itu? Kamu tak perlu lagi meminta maaf jika su...