Tuesday, March 17, 2026

Kamu dan Segala Sesuatu yang Tidak Sempurna

Be, 

aku menulis ini dengan segala perasaan paling campur aduk yang pernah aku alami. 
 aku tidak membenci kamu, namun aku juga tidak mengerti mengapa semua harus jadi seperti ini. keberadaan kamu menjadi jembatan antara apa yang aku alami sebelumnya dan apa yang aku jalani sekarang. 
 kadang aku berpikir, apa jadinya jika dulu tidak pernah ada kamu yang masuk dalam hidupku dan mengubah arah jalanku? 
apakah semuanya akan lebih baik atau malah lebih hancur? 
entahlah.. 

 Be, 

 aku pernah percaya bahwa kamu mengucapkan janji yang akan kamu tepati : menemaniku sampai mati.
 tapi di mana kamu ketika aku hampir mati? 
 kamu hanya membuatku yakin bahwa semua orang pasti berubah. 

 Aku menulis ini di hari yang lain, dengan perasaan yang sudah lebih masuk akal dari sebelumnya. 

 Be, 

 aku mungkin pernah merasa kesal dan kecewa karena semua yang sudah aku berikan ternyata seperti tak berarti apa apa untukmu. tidak apa be, aku mengerti sekarang. 
Kamu mungkin menginginkan es krim vanila, sedangkan aku selamanya hanya menjadi es krim cokelat.
 Jadi rasanya mustahil untuk memaksamu menikmati apa yang memang bukan kamu inginkan, kan? 

 Be, 

 aku mencoba memahami pelajaran yang kamu berikan padaku lewat semua hal yang sudah kita alami bersama dulu. 
 berpikir positif adalah salah satunya, entah itu memang sungguh akan jadi positif ataupun tidak. sempat aku percaya bahwa sikap baikmu dulu adalah tulus karena kamu menyayangiku. 
Tapi ternyata itu adalah kondisi yang kamu persiapkan untuk perlahan meninggalkan aku. Tidak apa, aku mengerti. 

 Be, 

 aku sekarang jadi mulai berpikir mengenai hal yang sama. 
Bahwa ketika seseorang baik dan terlihat menyayangiku, itu bukanlah karena mereka memang memiliki perasaan itu terhadapku. 
melainkan itu semua hanyalah persiapan perpisahan yang tidak lama lagi akan terjadi. aku hanya akan mencoba menikmati saja sebelum akhirnya datang hari di mana semua itu juga akan sirna, seperti yang sudah sudah. 

 Be, 

 aku sebenarnya sudah paham ketika kamu waktu itu mulai sering tertawa lepas bersama teman-temanmu dan justru mendadak diam atau bersikap agak terlalu serius ketika bersamaku, aku sadar bahwa kamu sudah tidak lagi merasa nyaman atas hubungan kita. 
 aku dulu hanya menyangkal keadaan yang nyata terpampang di hadapanku. 
Tidak apa, aku mengerti. 


 Be, 

 aku cuma berharap kita sekarang bisa sama sama bahagia meskipun tidak lagi bersama. 
aku sudah tidak mengenal dirimu sebagaimana yang pernah aku kenal dulu. 
kita kembali menjadi asing namun aku berterima kasih atas pelajaran yang aku alami selama kita bersama. 
 kita tidak pernah sempurna, tapi semoga kamu akhirnya menemukan dia yang melengkapi semua yang kamu miliki.

No comments:

Kamu dan Segala Sesuatu yang Tidak Sempurna

Be,  aku menulis ini dengan segala perasaan paling campur aduk yang pernah aku alami.   aku tidak membenci kamu, namun aku juga tidak menger...