Re...
Rasanya aku ingin pergi saja. Jauh, ke tempat di mana aku tak perlu merasakan sakit atau sedih.
Mungkin mati rasa lebih baik drpd terus menahan diri untuk tidak menangis dan pura pura kuat setiap hari.
Re...
Mungkin aku sudah terlalu lelah bersabar dan terus berusaha memenuhi keinginan orang lain tanpa memikirkan diriku sendiri.
Rasanya aku lebih baik tidak punya perasaan apa apa supaya semuanya jadi lebih mudah dijalani.
Re...
Kapan aku bisa bertemu lagi dengan seseorang yang seperti kamu? Yang mau mendengarkan berbagai hal random yang aku ceritakan, dengan sabar dan penuh perhatian. Yang tertawa meski gurauanku tidak lucu. Yang santai menjawab semua pertanyaanku yang mungkin menyebalkan.
Re...
Aku pengen ngobrol. Cerita banyak hal yang nggak bisa aku share ke orang lain. Numpahin pikiran dan perasaan aku yang udah numpuk dari kemarin. Ke siapa kalau kamu nggak ada?
Re...
Kamu mau temani aku tidak?
Re...
Siapa yang kelak akan bertanya saat aku lelah sama semua ini?
Siapa yang kelak akan menghiburku saat aku membenci dunia dan seisinya?
Re...
Pernahkah kamu ingin kembali ke masa lalu di mana semuanya terasa lebih mudah dibandingkan yang kita jalani sekarang?
Pernahkah kamu ingin mengulang masa di mana kita masih bisa tertawa bersama?
Re...
Aku seperti hanya sedang menjalani hidup tanpa tau apa yang aku inginkan.
Hanya denganmu saja, aku bisa diajak berpikir lebih tentang dunia di mana aku menjadi bagiannya.
Aku terbiasa menjadi utuh saat ngobrol sama kamu. Lalu kini, aku apa?
Re...
Manusia terlalu dinamis untuk aku yang lebih suka berada di zona nyaman yang kuharapkan selamanya.
Apalagi sejak kamu hilang entah ke mana, dunia tak pernah lagi sama.