Tuesday, March 17, 2026
Kamu dan Segala Sesuatu yang Tidak Sempurna
Wednesday, April 4, 2018
DAMN!
Tuesday, March 20, 2018
Angan
Maaf Atas Egoisku
Tuesday, December 12, 2017
Thursday, November 30, 2017
To be opened when i leave this world...
Setelah pemikiran berkali-kali atas kehendakku sendiri, sepertinya hanya ini yang bisa aku sampaikan kepadamu jika kelak aku sudah tak ada lagi di dunia ini...
Kamu tentu sadar dengan jelas, bahwa aku bukanlah orang yang mudah untuk ditangani. Bukan pula orang yang enak untuk diajak bersama, karena aku sesungguhnya adalah pribadi yang sulit untuk dimengerti..
Apapun yang aku lakukan tampaknya hanya selalu menjadi kesalahan bagimu, meski sebenarnya yang aku maksudkan adalah demi membuatmu bahagia. Namun itupun salah.
Aku mencoba membantu, namun ternyata hanya menyulitkan saja, bukan?
Jadi mungkin lebih baik, bagimu, bahwa aku tidak perlu ada di dunia ini.
Kamu akan bisa jadi lebih mudah bahagia, melakukan apapun yang kamu suka, tanpa harus ada aku yang menyusahkan ini.
Setelah aku pergi, jaga dirimu dengan baik, aku tidak lagi bisa menemanimu menjalani hari, mengingatkanmu akan semua hal yang sering kamu lupa, menyiapkan apa yang biasa kamu perlukan...
Maaf untuk segala salah dan keliru yang selalu membuatmu kesal, aku pastikan bahwa setelah ini tidak akan ada lagi yang akan menyusahkanmu.
Aku pamit pergi, ya... Aku tak bisa menyisakan apa-apa untukmu.. Tak juga memori yang bisa kamu simpan dengan indah...
Namun setidaknya, kenanglah aku sebagai seseorang yang pernah membuatmu bahagia walau hanya sekedarnya...
Satu saja pesanku, berbahagialah...
Agar aku masih bisa selalu tersenyum melihatmu dari atas sana...
Tuesday, November 14, 2017
Menyakiti Diri Sendiri Terasa Lebih Menenangkan...
As taken from here :
- Sangat membenci dirinya sendiri.
- Hipersensitif terhadap sikap penolakan / kegagalan.
- Memiliki kemarahan kronis terhadap diri sendiri.
- Berusaha untuk menekan kemarahan.
- Memiliki tingkat perasaan agresif yang tinggi di mana umumnya pelaku tidak menunjukannya dan cenderung merepresi perasaan tersebut.
- Lebih impulsif dan pengendalian impulsnya terganggu.
- Merasa tidak memiliki rencana dan gagal untuk masa depannya.
- Umumnya depresi dan merusak dirinya sendiri.
- Mengidap kecemasan kronis.
- Sering mengalami iritabilitas.
- Adanya ketidak sadar an bahwa mereka memiliki kontrol dan kekuasaan yang besar untuk bertahan hidup.
- Bertendensi untuk menghindar dari sebuah rasa sakit hati.
Friday, October 13, 2017
Aku Mungkin Tak Bisa Apa-apa
Thursday, October 12, 2017
Friday, October 6, 2017
Untuk kamu yang kini bersamaku menjalani hari dengan hati
- Kita berdua tak sempurna, tapi semoga saling menyempurnakan.
Tiada yang sempurna selain Dia yang mencipta kita berdua. Tidak kamu, dan tentu tidak juga aku. Ingatlah bahwa kita seharusnya menjadi seperti kepingan puzzle yang saling melengkapi, dan bukannya saling menyombongkan dengan berkata "Tak perlu, aku bisa lakukan sendiri".
- Kita pasti akan menemukan yang lebih menarik, tapi semoga tetap saling mengingatkan.
Mata tak bisa dicegah untuk melihat apa yang terlintas di depan. Hati pun tak lepas akan godaan. Akan datang berjuta keindahan, namun ingatlah bahwa kita telah menentukan pilihan.
- Kita akan banyak menghadapi kesulitan, tapi semoga kita dapat tetap bertahan.
Tak ada yang pernah bilang bahwa hidup itu mudah, begitu pula cinta sejati. Bahagia sering datang bersama luka, seperti juga suka mungkin beriringan dengan duka. Tetaplah bersama bertahan menghadapi setiap cobaan.
- Kita mungkin akan jadi sangat menyebalkan, tapi semoga terus menyenangkan.
Akan ada saatnya kita merasa bosan, stagnan, dan sesekali pasangan seperti begitu menyebalkan. Bukan, seharusnya bukan mencari untuk menggantikan melainkan mencari cara agar kembali terasa menyenangkan.
- Kita bisa saja berubah pikiran, tapi semoga selalu menyatukan impian.
Perubahan adalah hal yang wajar terjadi, begitupun berubahnya harapan, pikiran, serta keinginan. Sampaikan dan bicarakan, agar kita berdua dapat segera menyeimbangkan untuk tetap mewujudkan impian kita sebagai pasangan.
- Kita akan menghadapi saat berpisah, tapi semoga indah dalam kenangan.
Waktu akan berlalu, kehidupan kita pun begitu. Mungkin aku yang akan lebih dulu, atau mungkin juga kamu, tak ada yang pernah tau. Semoga semua kisah yang dilalui selama kita bersama, dalam sedih dan tawa, akan tersimpan indah dalam kenangan yang akan kita ceritakan dengan senyuman.
Wednesday, September 27, 2017
Hidup, Cinta, dan Kamu
Friday, August 25, 2017
Kita Saat Berdua
Bagaimana bisa aku tidak tersipu dan tersenyum malu setiap kali kamu memperlakukan aku sebaik itu?
Kamu tak perlu lagi meminta maaf jika sulit mengungkapkan romantismu ketika kita berada bersama mereka, siapapun itu.
Karena ketika berada di dunia kita berdua, kamu telah menunjukkan lebih dari segalanya.
Taukah kamu, sayang? Hal paling romantis yg aku rasakan selama bersama kamu?
Ah, para bunga mawar itu tentu saja indah dan menyenangkan bagiku. Namun satu hal yg mampu membuatku tersenyum dalam tidurku adalah ini :
ketika kamu sudah berbaring di sisi ranjang yang satunya namun masih gelisah karena belum juga terlelap. Kemudian kamu mendekatiku, mendekapku dari belakang, menghirup aroma tubuhku, lalu dengan rasa lega berkata "nah, kalau udah begini, baru aku bisa tidur".
Dan benar, tak sampai hitungan menit kamu sudah tidur dengan nyenyak. Lalu tinggallah aku yang tersenyum sampai ikut ketiduran.
Sudah taukah kamu sayang? Bahagiaku sederhana. Cukup bersama kamu. Selamanya.
Thursday, July 27, 2017
Karena kamu duniaku....
Friday, July 21, 2017
Aku pernah, namun tidak lagi
Tuesday, June 6, 2017
Tak Perlu Banyak Kata
Mengenalmu bagaikan (akhirnya) menemukan oase dalam padang pasir gersang yang aku jalani beberapa waktu lamanya...
Menginginkanmu bagaikan (akhirnya) memahami bahwa manusia membutuhkan udara segar untuk bernafas dengan lancar...
Sayang...
Menemukanmu setelah jatuh bangunku selama ini, membuktikan bahwa aku masih mempunyai hati yang ingin mencintai dan dicintai..
Lalu itu semua akhirnya membuatku tersadar dengan mata terbuka lebar, bahwa aku masih punya pilihan untuk bahagia..
Dan aku memilih kamu. Dengan segala hal yang pernah, sedang, dan akan aku miliki sebelum bertemu kamu, mendadak jadi tak berarti lagi, ketika aku menengok pada hati yang kosong tak berisi.
Lalu kamu hadir dan memenuhi hatiku dengan rasa dan cinta yang tak pernah kuterima sebelumnya. Dan hatiku tau harus memilih apa..
Jika kelak ada siapapun yang bertanya "Mana yang kau pilih : Harta, kuasa, atau cinta?"
Maka kurasa tak perlu banyak kata. Cukup lihat saja apa yang sudah aku lakukan hanya agar bisa bersama denganmu.
Wednesday, May 17, 2017
Entah Apa Aku Ini
Nggak punya diary, jadi biarlah gw curhat aja di sini..
Nulis ini sambil nangis malem malem..
Ngerasa diri gw ga berguna banget.
Lo ngerti ga rasanya? Di saat seseorang yg gw sayang dan gw tau dia lagi ngalamin waktu yg berat dalam hidupnya, gw sebenernya bisa bantu dia, tp justru dia ga mau gw bantu. Dia lebih milih minta bantuan temen ketimbang gw.
Rasanya kayak apa coba itu?
Kayak sampah... Ada, tapi ga dianggep. Ada, tp ga berarti. Ada, tapi ga sudi diambil.
Dan itu asli sakit banget..
Bukan karena gw yang ga dianggep lho
tapi karena gw harus rela ngeliat dia kesulitan tapi ga boleh berbuat apa2 pdhl sebenernya gw bisa...
Coba gw gambarin ya dg analogi lain
orang yg lo sayangin, lagi sakit parah dan butuh donor darah segera. darah lo cocok buat dia, tapi dia ngelarang lo ngasih darah lo buat dia. pdhl kalo ga ditolong segera, harapan hidupnya tipis. tp dia kekeuh nolak darah lo dan milih utk minta temennya yg ngedonorin buat dia.
Gimana? Rasanya pait dan sakit gak sih?
ya kayak gitu yg lagi gw rasain skrg..
entahlah..
Mungkin yg bisa gw lakuin cuma meluk dia.. meski gw tau, gw bisa lakuin sesuatu buat dia...
Saturday, May 13, 2017
Be with you in our ups and downs
Love...
Ini adalah apa yang tak sempat terungkap padamu setelah yang kita lewati bersama hari ini..
Ini adalah apa yang tadinya ingin kusampaikan namun tidak kamu berikan kesempatan..
Ini adalah apa yang hendak kuucapkan saat aku meminta sejenak waktumu namun yang kudapat hanyalah punggungmu yang menjauh pergi..
Love...
Aku pun tak mengerti bagaimana mengatakannya, tapi kemarin kamu meyakinkanku, apapun yg aku rasakan, tak perlu segan untuk bilang padamu..
Jadi ijinkan aku mencobanya ya...
Love...
Entah mengapa aku merasa semakin mengenal hati kamu.. Bahkan tanpa mengucapkan sepatah katapun, aku tau jika ada sesuatu yang terjadi sama kamu.. sekecil apapun perubahan suasana hatimu, aku bisa merasakannya..
Dan kamu, tadi mendadak bosan ketika kita jalan bersama, karena bukan hanya berdua saja hari ini.. Lalu sebuah pesan dari kenalan baru membuat sedikit cerah di wajahmu. Dan itu mendadak menurunkan moodku juga..
Love...
Apakah aku perlu mengingatkan kembali bahwa kita sudah sama sama berjanji jika ketika kita sedang jalan berdua, kita akan fokus dan tidak terinterupsi oleh pihak lain kecuali ibumu dan ibuku? Agar kita bisa menghargai kebersamaan kita?
Aku telah melakukan bagianku, sayang.. puluhan telpon dan pesan dari dia yang kau tau siapa, tak pernah sekalipun aku hiraukan ketika aku sedang bersama kamu.. meski konsekuensinya amarah darinya pun aku tak peduli asal kamu bisa melihat bahwa aku lebih mendahulukan kebersamaan kita...
Lalu apakah kamu tau rasanya ketika aku melihat kamu membalas pesan dari orang lain ketika aku bahkan di sebelahmu dan justru kamu kesal karena aku mengingatkan komitmen kita?
Selain itu, keberadaan seseorang yang ada di situ juga membuatmu jenuh dan berpikir jauh..
Love...
Perjalanan kita hari ini, membuka mataku dan menyadarkan diriku.. bahwa kebersamaan kita itu selayaknya memang hanya berdua saja.. tanpa siapapun berada di antara.. karena aku tau, kamu menginginkan aku seutuhnya hanya untukmu..
Dan ketika ada yang menyelip di antara kita, kamu tak merasa bahagia.. dan itu pun tak membuat aku bahagia..
Love...
Aku sudah memutuskan ini untuk kita.. Kelak, jika kita sudah siap hidup bersama, aku tak akan membawa siapapun untuk berada di tengah kita.. cukup hanya ada kamu dan aku, kita berdua..
Aku ingin bahagia bersama kamu saja, sayang... Aku ingin bahagiamu juga hanya bersamaku saja..
Friday, May 12, 2017
Lebih dari sekedar
Thursday, April 27, 2017
Wednesday, April 26, 2017
Bu...
Kau di mana?
Masihkah ada di suatu tempat di mana kau bahkan tak tau seperti apa aku?
Jadi mari kuberi tau sedikit tentang aku ya...
Meski mungkin kau tak peduli, tapi setidaknya ini yang bisa aku sampaikan
Bu,
Sampai saat ini aku masih tak tau apa gunanya aku ada di dunia ini
Ah, aku dulu selalu berpikir bahwa agar aku berguna bagi dunia, maka yang perlu aku lakukan adalah berusaha membahagiakan semua orang yang ada di sekitarku. Tanpa peduli apakah aku sendiri akan bahagia.
Semua aku lakukan agar orang lain berterima kasih padaku lalu setidaknya memandangku ada sebagai manusia.
Sampai aku lupa seperti apa rasanya bahagia atas keinginanku sendiri.
Sampai aku lelah dan menyadari bahwa usiaku tak lagi dini dan sisa hidupku mungkin tak lama lagi.
Bu,
Lalu datang seseorang yang mendadak menjadi amat berarti bagiku. Mengisi hari hariku dengan tawa dan ceria. Dan dia yang mengijinkan aku untuk menikmati hidupku dan menunjukkan padaku bahwa aku berhak bahagia dengan apa adanya diriku, dengan melakukan apapun yang aku mau.
Dia juga yang membantuku, mendukung semua yang aku inginkan hanya untuk menerbitkan senyuman itu di wajahku, memastikan bahwa aku bahagia.
Bu,
Namun tampaknya aku sudah lewat batas, aku menjadi manusia egois yang seringkali hanya memikirkan diriku sendiri. Dan ini pun rasanya salah. Semua pilihan yang aku lakukan selalu saja salah. Aku jadi menghalanginya memiliki bahagianya sendiri, karena sekarang aku seakan memaksanya untuk memenuhi semua bahagiaku. Dan itu hanya akan menjauhkannya dariku.
Bu,
Aku harus apa? Aku tak tau harus berbuat apa untuk menjalani hidupku sendiri. Aku ingin membuatnya bahagia, namun aku juga ingin tetap merasakan bahagia yang baru kali ini aku mengerti rasa indahnya. Apakah itu mungkin? Apakah bisa aku melakukan keduanya dalam satu waktu yang bersamaan? Ataukah memang itu semua hanya pilihan? Membahagiakan semua orang atau membahagiakan diriku sendiri.
Bu,
Kau membuatku bingung. Aku masih saja tak mengerti mengapa kau membiarkan aku tetap hidup waktu itu. Kau membuatku terlalu takut untuk memahami diriku sendiri. Kau membuatku gamang tentang apa yang aku inginkan.
Bu,
Apakah waktu bisa diputar kembali? Jika bisa, maukah kau menunjukkan padaku bagaimana caranya untuk bahagia tanpa menjadi egois?
Kamu dan Segala Sesuatu yang Tidak Sempurna
Be, aku menulis ini dengan segala perasaan paling campur aduk yang pernah aku alami. aku tidak membenci kamu, namun aku juga tidak menger...
-
Terdapat artikel di salah satu surat kabar atau majalah, terasa lucu dan menarik artikel ini. Isinya sebagai berikut : Suatu...
-
I didn't ask you to be here with me everytime I just need you to be there when i run to you I didn't ask you to say ...





