Tuesday, March 17, 2026

Kamu dan Segala Sesuatu yang Tidak Sempurna

Be, 

aku menulis ini dengan segala perasaan paling campur aduk yang pernah aku alami. 
 aku tidak membenci kamu, namun aku juga tidak mengerti mengapa semua harus jadi seperti ini. keberadaan kamu menjadi jembatan antara apa yang aku alami sebelumnya dan apa yang aku jalani sekarang. 
 kadang aku berpikir, apa jadinya jika dulu tidak pernah ada kamu yang masuk dalam hidupku dan mengubah arah jalanku? 
apakah semuanya akan lebih baik atau malah lebih hancur? 
entahlah.. 

 Be, 

 aku pernah percaya bahwa kamu mengucapkan janji yang akan kamu tepati : menemaniku sampai mati.
 tapi di mana kamu ketika aku hampir mati? 
 kamu hanya membuatku yakin bahwa semua orang pasti berubah. 

 Aku menulis ini di hari yang lain, dengan perasaan yang sudah lebih masuk akal dari sebelumnya. 

 Be, 

 aku mungkin pernah merasa kesal dan kecewa karena semua yang sudah aku berikan ternyata seperti tak berarti apa apa untukmu. tidak apa be, aku mengerti sekarang. 
Kamu mungkin menginginkan es krim vanila, sedangkan aku selamanya hanya menjadi es krim cokelat.
 Jadi rasanya mustahil untuk memaksamu menikmati apa yang memang bukan kamu inginkan, kan? 

 Be, 

 aku mencoba memahami pelajaran yang kamu berikan padaku lewat semua hal yang sudah kita alami bersama dulu. 
 berpikir positif adalah salah satunya, entah itu memang sungguh akan jadi positif ataupun tidak. sempat aku percaya bahwa sikap baikmu dulu adalah tulus karena kamu menyayangiku. 
Tapi ternyata itu adalah kondisi yang kamu persiapkan untuk perlahan meninggalkan aku. Tidak apa, aku mengerti. 

 Be, 

 aku sekarang jadi mulai berpikir mengenai hal yang sama. 
Bahwa ketika seseorang baik dan terlihat menyayangiku, itu bukanlah karena mereka memang memiliki perasaan itu terhadapku. 
melainkan itu semua hanyalah persiapan perpisahan yang tidak lama lagi akan terjadi. aku hanya akan mencoba menikmati saja sebelum akhirnya datang hari di mana semua itu juga akan sirna, seperti yang sudah sudah. 

 Be, 

 aku sebenarnya sudah paham ketika kamu waktu itu mulai sering tertawa lepas bersama teman-temanmu dan justru mendadak diam atau bersikap agak terlalu serius ketika bersamaku, aku sadar bahwa kamu sudah tidak lagi merasa nyaman atas hubungan kita. 
 aku dulu hanya menyangkal keadaan yang nyata terpampang di hadapanku. 
Tidak apa, aku mengerti. 


 Be, 

 aku cuma berharap kita sekarang bisa sama sama bahagia meskipun tidak lagi bersama. 
aku sudah tidak mengenal dirimu sebagaimana yang pernah aku kenal dulu. 
kita kembali menjadi asing namun aku berterima kasih atas pelajaran yang aku alami selama kita bersama. 
 kita tidak pernah sempurna, tapi semoga kamu akhirnya menemukan dia yang melengkapi semua yang kamu miliki.

Wednesday, April 4, 2018

DAMN!


It sucks when you suddenly become silent after someone said things that ruined your whole life plan just by answering "NO" to your request....
It sucks when you suddenly feel so down after someone force you to do things that was so far from what you want...

Tuesday, March 20, 2018

Angan

Aku ingin menjadi nama yang kau sebut
Dalam rencana masa depanmu
Juga tujuan pulangmu kelak
Setelah pergimu ke manapun itu


Maaf Atas Egoisku

Hai...

Terima kasih ya atas semua hari indah yang kita jalani bersama hingga kini.

Juga terima kasih karena kamu selalu memastikan bahwa aku bahagia. 

Aku hanya ingin minta maaf karena aku baru menyadari bahwa selama ini, akulah yang begitu egois dan selalu ingin mencoba memperbaiki hampir segala sesuatunya untukmu, meski itu semua ternyata membuatmu hampir gila. Bahkan mungkin kamu jadi merasa aku terlalu banyak mengatur kehidupanmu. Naluriku saja yang menjadikan aku bersikap otomatis seperti ini, karena aku selalu menginginkan yang terbaik untukmu meski terkadang itu bagimu menyebalkan. 
Maafkan aku ya.. Aku akan belajar dan mencoba untuk tidak lagi meminta terlalu banyak hal padamu. 
I love u

Tuesday, December 12, 2017

I won't ask anything anymore.
I know, you think I asked too much already...

Thursday, November 30, 2017

To be opened when i leave this world...

Dear Love,

Setelah pemikiran berkali-kali atas kehendakku sendiri, sepertinya hanya ini yang bisa aku sampaikan kepadamu jika kelak aku sudah tak ada lagi di dunia ini...

Kamu tentu sadar dengan jelas, bahwa aku bukanlah orang yang mudah untuk ditangani. Bukan pula orang yang enak untuk diajak bersama, karena aku sesungguhnya adalah pribadi yang sulit untuk dimengerti..

Apapun yang aku lakukan tampaknya hanya selalu menjadi kesalahan bagimu, meski sebenarnya yang aku maksudkan adalah demi membuatmu bahagia. Namun itupun salah. 

Aku mencoba membantu, namun ternyata hanya menyulitkan saja, bukan? 
Jadi mungkin lebih baik, bagimu, bahwa aku tidak perlu ada di dunia ini.

Kamu akan bisa jadi lebih mudah bahagia, melakukan apapun yang kamu suka, tanpa harus ada aku yang menyusahkan ini.

Setelah aku pergi, jaga dirimu dengan baik, aku tidak lagi bisa menemanimu menjalani hari, mengingatkanmu akan semua hal yang sering kamu lupa, menyiapkan apa yang biasa kamu perlukan... 

Maaf untuk segala salah dan keliru yang selalu membuatmu kesal, aku pastikan bahwa setelah ini tidak akan ada lagi yang akan menyusahkanmu. 

Aku pamit pergi, ya... Aku tak bisa menyisakan apa-apa untukmu.. Tak juga memori yang bisa kamu simpan dengan indah...

Namun setidaknya, kenanglah aku sebagai seseorang yang pernah membuatmu bahagia walau hanya sekedarnya... 


Satu saja pesanku, berbahagialah... 

Agar aku masih bisa selalu tersenyum melihatmu dari atas sana...



Tuesday, November 14, 2017

Menyakiti Diri Sendiri Terasa Lebih Menenangkan...


As taken from here :

Gambaran yang umumnya didapatkan dari seorang pelaku self injury adalah sebagai berikut :
  • Sangat membenci dirinya sendiri. 
  • Hipersensitif terhadap sikap penolakan / kegagalan.
  • Memiliki kemarahan kronis terhadap diri sendiri.
  • Berusaha untuk menekan kemarahan.
  • Memiliki tingkat perasaan agresif yang tinggi di mana umumnya pelaku tidak menunjukannya dan cenderung merepresi perasaan tersebut.
  • Lebih impulsif dan pengendalian impulsnya terganggu.
  • Merasa tidak memiliki rencana dan gagal untuk masa depannya.
  • Umumnya depresi dan merusak dirinya sendiri.
  • Mengidap kecemasan kronis.
  • Sering mengalami iritabilitas.
  • Adanya ketidak sadar an bahwa mereka memiliki kontrol dan kekuasaan yang besar untuk bertahan hidup.
  • Bertendensi untuk menghindar dari sebuah rasa sakit hati.
Baca lanjutannya...

Friday, October 13, 2017

Aku Mungkin Tak Bisa Apa-apa




Bagaimana caranya agar tak selalu salah?
Apapun yang ku lakukan tampaknya tak pernah bisa membuatmu bahagia
Berusaha dan mencoba berikan apapun yang aku punya
Tapi sepertinya semua bagimu hanyalah sia-sia


Jika ini caraku peduli,
Maukah kau mengerti?
Ataukah lebih memilih pergi
dan melakukan semua sendiri?


Aku tak tau cara mencintaimu
Dengan sederhana seperti inginmu
Kamu istimewa, itu yang aku tau
Dan sebesar itulah artimu bagiku
Dapatkah setidaknya pahami itu?


Ah, mungkin memang aku tak bisa apa-apa
Yang juga tak mengerti harus bagaimana
Entah, yang kupunya hanya cinta saja
Semoga itu setidaknya bagimu masih berharga

Thursday, October 12, 2017

Oh this is cute... ^.^

Simpen dulu di sini... 

Ga tau punya siapa, cantik banget... 

pokoknya suka... hahahah...



Friday, October 6, 2017

Untuk kamu yang kini bersamaku menjalani hari dengan hati

Untuk kamu yang kini bersamaku menjalani hari dengan hati

Jika tidak ada yang bisa kita pastikan keadaannya di dunia ini, maka ijinkanlah aku untuk sekedar berharap pada "Semoga"


  • Kita berdua tak sempurna, tapi semoga saling menyempurnakan.


Tiada yang sempurna selain Dia yang mencipta kita berdua. Tidak kamu, dan tentu tidak juga aku. Ingatlah bahwa kita seharusnya menjadi seperti kepingan puzzle yang saling melengkapi, dan bukannya saling menyombongkan dengan berkata "Tak perlu, aku bisa lakukan sendiri".



  • Kita pasti akan menemukan yang lebih menarik, tapi semoga tetap saling mengingatkan.


Mata tak bisa dicegah untuk melihat apa yang terlintas di depan. Hati pun tak lepas akan godaan. Akan datang berjuta keindahan, namun ingatlah bahwa kita telah menentukan pilihan. 


  • Kita akan banyak menghadapi kesulitan, tapi semoga kita dapat tetap bertahan.


Tak ada yang pernah bilang bahwa hidup itu mudah, begitu pula cinta sejati. Bahagia sering datang bersama luka, seperti juga suka mungkin beriringan dengan duka. Tetaplah bersama bertahan menghadapi setiap cobaan.


  • Kita mungkin akan jadi sangat menyebalkan, tapi semoga terus menyenangkan.


Akan ada saatnya kita merasa bosan, stagnan, dan sesekali pasangan seperti begitu menyebalkan. Bukan, seharusnya bukan mencari untuk menggantikan melainkan mencari cara agar kembali terasa menyenangkan. 


  • Kita bisa saja berubah pikiran, tapi semoga selalu menyatukan impian.


Perubahan adalah hal yang wajar terjadi, begitupun berubahnya harapan, pikiran, serta keinginan. Sampaikan dan bicarakan, agar kita berdua dapat segera menyeimbangkan untuk tetap mewujudkan impian kita sebagai pasangan.


  • Kita akan menghadapi saat berpisah, tapi semoga indah dalam kenangan.


Waktu akan berlalu, kehidupan kita pun begitu. Mungkin aku yang akan lebih dulu, atau mungkin juga kamu, tak ada yang pernah tau. Semoga semua kisah yang dilalui selama kita bersama, dalam sedih dan tawa, akan tersimpan indah dalam kenangan yang akan kita ceritakan dengan senyuman. 

Wednesday, September 27, 2017

Hidup, Cinta, dan Kamu



Kamu mungkin tidak pernah mengerti 
Apa yang aku rasakan dalam hati
Hidup ini singkat, dan aku sudah terlambat
Sangat terlambat ketika menemukanmu
Karena setiap detik jam hanya mengurangi waktu 

Entah aku, entah kamu, yang pasti tentu salah satu
Mungkin teralih, mungkin pergi, mungkin tak kembali
Tapi juga entah kapan, siapa yang tau
Lalu menurutmu akan aku biarkan semua berlalu?

Setiap sempat ketika kita bersama
Tak akan aku siakan dengan hanya sekedar
Jika aku lengah menjaga walau sebentar
Bagaimana jika justru itulah saatnya?

Lelahmu, laramu, pedihmu, tangismu
Bahkan itu tak sanggup aku biarkan
Jika bisa, biar aku yang rasa
Dan kamu hanya cukup tersenyum saja

Jadi jangan pernah sekalipun memaksa
Agar aku seolah tak peduli apa apa
Apalagi berpura-pura lupa
Akan yang terjadi padamu semua

Akan kulakukan apapun yang aku bisa
Atau setidaknya biarkan aku mencoba
Segenap raga dan jiwa untuk menjaga
Kamu, sebagai satu satunya yang kucinta

for M.N


Friday, August 25, 2017

Kita Saat Berdua

Bagaimana bisa aku tidak tersipu dan tersenyum malu setiap kali kamu memperlakukan aku sebaik itu?

Kamu tak perlu lagi meminta maaf jika sulit mengungkapkan romantismu ketika kita berada bersama mereka, siapapun itu.
Karena ketika berada di dunia kita berdua, kamu telah menunjukkan lebih dari segalanya.

Taukah kamu, sayang? Hal paling romantis yg aku rasakan selama bersama kamu?
Ah, para bunga mawar itu tentu saja indah dan menyenangkan bagiku. Namun satu hal yg mampu membuatku tersenyum dalam tidurku adalah ini :

ketika kamu sudah berbaring di sisi ranjang yang satunya namun masih gelisah karena belum juga terlelap. Kemudian kamu mendekatiku, mendekapku dari belakang, menghirup aroma tubuhku, lalu dengan rasa lega berkata "nah, kalau udah begini, baru aku bisa tidur".
Dan benar, tak sampai hitungan menit kamu sudah tidur dengan nyenyak. Lalu tinggallah aku yang tersenyum sampai ikut ketiduran.

Sudah taukah kamu sayang? Bahagiaku sederhana. Cukup bersama kamu. Selamanya.

Thursday, July 27, 2017

Karena kamu duniaku....




Sayang...
Kamu tau artinya matahari bagi bumi ini? 
Ia memberikan sinarnya setiap hari untuk menghangatkan 
Seperti juga arti hadirmu dalam hidupku
Yang menghangatkan dan menceriakan hariku

Sayang...
Kamu tau artinya bintang bagi bumi ini?
Ia memberikan keindahan di setiap gelapnya malam
Seperti juga arti hadirmu dalam hidupku
Yang memperindah kanvas memori dalam benakku

Namun, Sayang...
Tak sedikit pula matahari terhalang sinarnya oleh awan hitam
Bahkan berlanjut menjadi kerasnya terjangan hujan
Di hari seperti itu, seisi bumi tak lagi tersenyum
Sebagian memilih menyendiri serta murung dan muram

Ya, seperti itu juga hari yang akan kita lalui bersama-sama
Tak selamanya cerah dan ceria, tak selalu terlihat indah
Kadang kesedihan dan luka mengganggu seperti hujan
Menyakitkan tapi kita seharusnya tak saling menyakiti

Sayang
Jika hari hari seperti itu datang menghampiri
Dan harus kulihat muram serta kepedihan di matamu
Meski tak kau ijinkan aku untuk ikut merasakan kesedihan itu
Namun biarkan aku akan satu hal ini
Mencoba melakukan apapun agar bisa kulihat lagi senyuman di wajahmu
Aku tak peduli harus bertingkah konyol 
Atau bahkan mempermalukan diriku sendiri
Asalkan dapat aku kembalikan sedikit saja raut ceria di matamu

Seperti bumi yang tak bisa hidup jika hujan terus menerus
Seperti itulah aku yang tak bisa membiarkanmu bersedih
Karena apapun yang terjadi padamu pasti mempengaruhi diriku
Karena sejak aku mencintaimu, maka kamulah duniaku .....



From F to M.N




Friday, July 21, 2017

Aku pernah, namun tidak lagi




Aku pernah merasa sendiri dan sakit hati
Berdiri dan berjalan tanpa arah berarti
Ingin menangis tapi tak ada yang mengerti
Hingga rasa yang ku punya seakan mati

Aku jadi terbiasa menahan diri
Mengganggap luka sebagai bagian sehari hari
Tetap tersenyum meski hatiku nyeri
Dan mencoba tetap bangun setiap pagi

Lalu, waktu yang membawa kita bertemu
Perlahan sikapmu yang meyakinkan aku
Bahwa ada hati yang tersembunyi di situ
Cinta yang selama ini ternyata menunggu

Jika kamu menemukanku lebih cepat dari ini
Aku mungkin akan enggan membuka diri
Hanya meminta bahu untuk kusinggahi
Tanpa ada cerita yang ingin kubagi

Namun yang kamu lakukan sungguh berbeda 
Kau tunjukkan wujud cinta yang tak sama
Bahwa bahagia itu ternyata masih ada
Dan bersamamu aku bisa meraihnya

Kini aku hanya ingin tulus tersenyum
Menangis tak akan mengubah apapun
Ini, kuserahkan tanganku untuk kau rangkum
Dan kita ciptakan kisah yang baru


Tuesday, June 6, 2017

Tak Perlu Banyak Kata

Mengenalmu bagaikan (akhirnya) menemukan oase dalam padang pasir gersang yang aku jalani beberapa waktu lamanya...

Menginginkanmu bagaikan (akhirnya) memahami bahwa manusia membutuhkan udara segar untuk bernafas dengan lancar...

Sayang...
Menemukanmu setelah jatuh bangunku selama ini, membuktikan bahwa aku masih mempunyai hati yang ingin mencintai dan dicintai..

Lalu itu semua akhirnya membuatku tersadar dengan mata terbuka lebar, bahwa aku masih punya pilihan untuk bahagia..

Dan aku memilih kamu. Dengan segala hal yang pernah, sedang, dan akan aku miliki sebelum bertemu kamu, mendadak jadi tak berarti lagi, ketika aku menengok pada hati yang kosong tak berisi.

Lalu kamu hadir dan memenuhi hatiku dengan rasa dan cinta yang tak pernah kuterima sebelumnya. Dan hatiku tau harus memilih apa..

Jika kelak ada siapapun yang bertanya "Mana yang kau pilih : Harta, kuasa, atau cinta?"

Maka kurasa tak perlu banyak kata. Cukup lihat saja apa yang sudah aku lakukan hanya agar bisa bersama denganmu.

Wednesday, May 17, 2017

Entah Apa Aku Ini

Nggak punya diary, jadi biarlah gw curhat aja di sini..

Nulis ini sambil nangis malem malem..
Ngerasa diri gw ga berguna banget.
Lo ngerti ga rasanya? Di saat seseorang yg gw sayang dan gw tau dia lagi ngalamin waktu yg berat dalam hidupnya, gw sebenernya bisa bantu dia, tp justru dia ga mau gw bantu. Dia lebih milih minta bantuan temen ketimbang gw.
Rasanya kayak apa coba itu?
Kayak sampah... Ada, tapi ga dianggep. Ada, tp ga berarti. Ada, tapi ga sudi diambil.
Dan itu asli sakit banget..

Bukan karena gw yang ga dianggep lho
tapi karena gw harus rela ngeliat dia kesulitan tapi ga boleh berbuat apa2 pdhl sebenernya gw bisa...

Coba gw gambarin ya dg analogi lain

orang yg lo sayangin, lagi sakit parah dan butuh donor darah segera. darah lo cocok buat dia, tapi dia ngelarang lo ngasih darah lo buat dia. pdhl kalo ga ditolong segera, harapan hidupnya tipis. tp dia kekeuh nolak darah lo dan milih utk minta temennya yg ngedonorin buat dia.

Gimana? Rasanya pait dan sakit gak sih?

ya kayak gitu yg lagi gw rasain skrg..

entahlah..
Mungkin yg bisa gw lakuin cuma meluk dia.. meski gw tau, gw bisa lakuin sesuatu buat dia...

Saturday, May 13, 2017

Be with you in our ups and downs

Love...

Ini adalah apa yang tak sempat terungkap padamu setelah yang kita lewati bersama hari ini..

Ini adalah apa yang tadinya ingin kusampaikan namun tidak kamu berikan kesempatan..

Ini adalah apa yang hendak kuucapkan saat aku meminta sejenak waktumu namun yang kudapat hanyalah punggungmu yang menjauh pergi..

Love...

Aku pun tak mengerti bagaimana mengatakannya, tapi kemarin kamu meyakinkanku, apapun yg aku rasakan, tak perlu segan untuk bilang padamu..

Jadi ijinkan aku mencobanya ya...

Love...

Entah mengapa aku merasa semakin mengenal hati kamu.. Bahkan tanpa mengucapkan sepatah katapun, aku tau jika ada sesuatu yang terjadi sama kamu.. sekecil apapun perubahan suasana hatimu, aku bisa merasakannya..

Dan kamu, tadi mendadak bosan ketika kita jalan bersama, karena bukan hanya berdua saja hari ini.. Lalu sebuah pesan dari kenalan baru membuat sedikit cerah di wajahmu. Dan itu mendadak menurunkan moodku juga..

Love...

Apakah aku perlu mengingatkan kembali bahwa kita sudah sama sama berjanji jika ketika kita sedang jalan berdua, kita akan fokus dan tidak terinterupsi oleh pihak lain kecuali ibumu dan ibuku? Agar kita bisa menghargai kebersamaan kita?

Aku telah melakukan bagianku, sayang.. puluhan telpon dan pesan dari dia yang kau tau siapa, tak pernah sekalipun aku hiraukan ketika aku sedang bersama kamu.. meski konsekuensinya amarah darinya pun aku tak peduli asal kamu bisa melihat bahwa aku lebih mendahulukan kebersamaan kita...

Lalu apakah kamu tau rasanya ketika aku melihat kamu membalas pesan dari orang lain ketika aku bahkan di sebelahmu dan justru kamu kesal karena aku mengingatkan komitmen kita?

Selain itu, keberadaan seseorang yang ada di situ juga membuatmu jenuh dan berpikir jauh..

Love...

Perjalanan kita hari ini, membuka mataku dan menyadarkan diriku.. bahwa kebersamaan kita itu selayaknya memang hanya berdua saja.. tanpa siapapun berada di antara.. karena aku tau, kamu menginginkan aku seutuhnya hanya untukmu..

Dan ketika ada yang menyelip di antara kita, kamu tak merasa bahagia.. dan itu pun tak membuat aku bahagia..

Love...

Aku sudah memutuskan ini untuk kita.. Kelak, jika kita sudah siap hidup bersama, aku tak akan membawa siapapun untuk berada di tengah kita.. cukup hanya ada kamu dan aku, kita berdua..

Aku ingin bahagia bersama kamu saja, sayang... Aku ingin bahagiamu juga hanya bersamaku saja..

Friday, May 12, 2017

Lebih dari sekedar

Aku menginginkanmu lebih dari sekedar ini
Lebih dari sekedar menatap wajahmu
Lebih dari sekedar mendengar suaramu
Lebih dari sekedar membaca tulisanmu
Lebih dari sekedar memeluk tubuhmu

Semua tentangmu tak akan pernah cukup hanya “sekedar”
Karena aku tak mau hanya jadi sekedar juga bagimu
Aku ingin menjadi sesuatu yang kau anggap berarti
Yang kau inginkan tanpa perlu mencari apa apa lagi

Seperti aku yang tau bahwa tak ada lagi yang kubutuhkan selain kamu
Jalan tak mungkin selalu indah dan bahagia
Bahkan cinta juga tak akan pernah sempurna
Kelak akan kita temui halangan juga kesulitan

Namun di antara semua itu, aku hanya ingin menjalaninya bersama denganmu


for MN

Thursday, April 27, 2017

Aku mencintaimu, dengan segala kebodohan dan keegoisanku. 

Untuk itu, aku minta maaf... 


for MN

Wednesday, April 26, 2017

Bu...

Bu,

Kau di mana?
Masihkah ada di suatu tempat di mana kau bahkan tak tau seperti apa aku?
Jadi mari kuberi tau sedikit tentang aku ya...
Meski mungkin kau tak peduli, tapi setidaknya ini yang bisa aku sampaikan


Bu,

Sampai saat ini aku masih tak tau apa gunanya aku ada di dunia ini
Ah, aku dulu selalu berpikir bahwa agar aku berguna bagi dunia, maka yang perlu aku lakukan adalah berusaha membahagiakan semua orang yang ada di sekitarku. Tanpa peduli apakah aku sendiri akan bahagia.
Semua aku lakukan agar orang lain berterima kasih padaku lalu setidaknya memandangku ada sebagai manusia.
Sampai aku lupa seperti apa rasanya bahagia atas keinginanku sendiri.
Sampai aku lelah dan menyadari bahwa usiaku tak lagi dini dan sisa hidupku mungkin tak lama lagi.

Bu,

Lalu datang seseorang yang mendadak menjadi amat berarti bagiku. Mengisi hari hariku dengan tawa dan ceria. Dan dia yang mengijinkan aku untuk menikmati hidupku dan menunjukkan padaku bahwa aku berhak bahagia dengan apa adanya diriku, dengan melakukan apapun yang aku mau.
Dia juga yang membantuku, mendukung semua yang aku inginkan hanya untuk menerbitkan senyuman itu di wajahku, memastikan bahwa aku bahagia.

Bu,

Namun tampaknya aku sudah lewat batas, aku menjadi manusia egois yang seringkali hanya memikirkan diriku sendiri. Dan ini pun rasanya salah. Semua pilihan yang aku lakukan selalu saja salah. Aku jadi menghalanginya memiliki bahagianya sendiri, karena sekarang aku seakan memaksanya untuk memenuhi semua bahagiaku. Dan itu hanya akan menjauhkannya dariku.

Bu,

Aku harus apa? Aku tak tau harus berbuat apa untuk menjalani hidupku sendiri. Aku ingin membuatnya bahagia, namun aku juga ingin tetap merasakan bahagia yang baru kali ini aku mengerti rasa indahnya. Apakah itu mungkin? Apakah bisa aku melakukan keduanya dalam satu waktu yang bersamaan? Ataukah memang itu semua hanya pilihan? Membahagiakan semua orang atau membahagiakan diriku sendiri.

Bu,

Kau membuatku bingung. Aku masih saja tak mengerti mengapa kau membiarkan aku tetap hidup waktu itu. Kau membuatku terlalu takut untuk memahami diriku sendiri. Kau membuatku gamang tentang apa yang aku inginkan.

Bu,

Apakah waktu bisa diputar kembali? Jika bisa, maukah kau menunjukkan padaku bagaimana caranya untuk bahagia tanpa menjadi egois?

Kamu dan Segala Sesuatu yang Tidak Sempurna

Be,  aku menulis ini dengan segala perasaan paling campur aduk yang pernah aku alami.   aku tidak membenci kamu, namun aku juga tidak menger...